Pengemis Simpan Rp 90 Juta di Saku Celana

0

Jakarta – Muklis (64), yang diketahui sering mengemis di bawah fly over Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terjaring dalam razia penertiban Suku Dinas Sosial DKI Jakarta pada Selasa (11/10/2016) siang.

Ketika terjaring, petugas menemukan Muklis membawa uang tunai bernilai puluhan juta rupiah di kantong celana dan barang bawaannya.

“Pak Muklis mengaku mengemis di Jakarta selama enam tahun dan telah mengumpulkan uang Rp 90 juta. Kata dia, uang itu murni hasil dari mengemis sehari-hari,” kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Mursidin, melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com.

“Saat ditemukan oleh petugas, Muklis membawa uang Rp 90.250.000. Ia ditemukan di trotoar flyover Kebayoran Baru. Uang itu ditemukan di tiga kantong celananya. Jadi dia pakai tiga celana,” lanjutnya.

Selama mengemis di Jakarta, Muklis selalu menukarkan uangnya di bank jika mencapai angka Rp 1 juta. Menurut rencana, Muklis hendak mengumpulkan uang mencapai Rp 150 juta, baru memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat.

sumber : kompas,detik

Walikota Tomohon, Kehormatan Kita adalah Melayani Masyarakat

0

Tomohon – Komitmen Walikota Jimmy F Eman SE Ak untuk memajukan pembangunan dan pelayanan yang optimal kepada seluruh komponen masyarakat Kota Tomohon melalui pelayanan dalam satu atap seperti yang dilaksanakan di Denpasar dan Bandung dimana Pemerintah Kota Tomohon akan membentuk Kantor Pelayanan Publik yang telah terintegrasi dari beberapa kantor dan berada dalam satu bangunan.  Guna mensukseskan proses pembentukan Kantor Pelayanan Publik maka Walikota Jimmy F Eman SE Ak didampingi Sekretaris Daerah DR Drs Arnold Poli SH MAP bersama Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ronni Lumowa S Sos MSi, Kabag Perlengkapan Hengkie Y Supit SIP dan Kabag Humas & Protokol FF Lantang SSTP melaksanakan kunjungan kerja di Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Bandung.

Adapun maksud utama kunjungan ini adalah dalam rangka memaksimalkan persiapan pembentukan Kantor Pelayanan Publik di Kota Tomohon, sebagai langkah dan upaya dari Pemerintah Kota Tomohon untuk meningkatkan dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat Tomohon, melalui penyatuan seluruh pelayanan publik yang saling keterkaitan langsung  dalam satu tempat yaitu lokasi di Kantor Walikota Tomohon saat ini. Kunjungan kerja ke Kota Bandung ini adalah untuk mempelajari system dan prosedur pelayanan kepada masyarakat Kota Bandung setelah beberapa waktu lalu Pemerintah Kota Tomohon juga telah belajar tentang pelayanan publik di Kota Denpasar. Kegiatan ini bertujuan pula untuk mencari formula yang tepat dan cocok untuk diterapkan di Kota Tomohon dalam hal pelayanan publik.

Walikota pada kesempatan ini mengatakan ada sedikit perbedaan antara Denpasar dan Bandung dalam system, mekanisme dan prosedur yang masing-masing memiliki keunggulan masing-masing. Oleh karena itu melalui system-sistem yang ada ini, Pemkot Tomohon tinggal menggabungkan kedua system ini untuk diterapkan di Tomohon sesuai dengan karakteristik Kota. Walikota juga memberikan apresiasi atas kemajuan pembangunan yang ada di Kota Bandung, khususnya dalam dalam pelayanan publik, termasuk Walikota Bandung dan jajaran pemerintahan yang memiliki banyak inovasi dalam penyelenggaraan tugas dan pelayanan publik.

Dalam kunjungan ini Walikota dan rombongan diterima oleh Kepala Badan Perijinan Terpadu Kota Bandung DR H Dandan Wardana bersama jajaran BPPT Kota Bandung. Walikota juga menciptakan suatu tagline atau Quotes sebagai bentuk motivasi dalam papan digital aplikasi yaitu “Kehormatan Kita adalah Melayani Masyarakat“ dan kata motivator ini nantinya akan menjadi motivasi bagi seluruh aparatur  Pemerintah Kota Tomohon dalam melaksanakan tugas-tugas dan melakukan pelayanan prima kepada masyarakat sehingga akan berdampak luas bagi kemajuan Kota Tomohon dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (R U ****Tim Humas)

Misi EMAS Mewujudkan Kota Tomohon Sebagai Kota Wisata Dunia

0

Tomohon – Mewujudkan Kota Tomohon Sebagai Kota Wisata Dunia. Kolaborasi Membangun JFE-SAS adalah Upaya Pemerintah Kota Tomohon untuk menggerakkan peran serta para Stakeholder baik Masyarakat umum dan Pihak Swasta, untuk secara bersama-sama dalam berkolaborasi melakukan penataan lingkungan dengan mengembangkan Taman-Taman Lingkungan dengan Konsep JFE-SAS (JalanLingkungan,Flower,Edukasi-Smart,Asri,Sehat).

Dengan keterlibatan langsung masyarakat dan pihak swasta, maka diharapkan masyarakat dan swasta akan lebih peduli thd lingkungan di sekitarnya, bahkan dapat merubah pola pikir dan perilaku untuk mencintai lingkungannya, selain sebagai bagian dari keikutsertaan masyarakat dan pihak swasta membangun Kota Tomohon.

visi-emas-6-2

Kegiatan ini adalah untuk mensuport Visi Misi Walikota dan Wakil Walikota Tomohon, mendukung Program EMAS (E-goverment, Merubah Wajah Kota, Akselerasi Pembangunan,Smart City), menunjang Tomohon sebagai Destinasi Utama Pariwisata di Sulawesi Utara, serta untuk lebih mengukuhkan Tomohon sebagai Kota Bunga.

Selama 2 bulan ini akan dikembangkan Jalan-Jalan lingkungan di 9 lokasi di 5 (lima) Kecamatan, yang sebelumnya (mungkin) tidak terawat bahkan terkesan “kumuh”, untuk ditata dan ditanami bunga-bunga (Flowers) serta diperindah dengan mewarnai jalan setapak/dinding agar terlihat lebih Asri. Seperti yang sementara di laksanakan di Kelurahan Kakaskasen III Kecamatan Tomohon Utara.

Selain itu akan diberikan informasi tentang nama-nama bunga dan kegunaan bunga sebagai tanaman obat atau fungsi lainnya, yang merupakan upaya meng-Edukasi masyarakat. Bahkan di salah satu lokasi Taman JFE-SAS tersebut direncanakan akan ada hotspot untuk mengakses informasi melalui internet, walaupun masih sangat terbatas (seminggu sekali, selama 1-2jam), untuk menunjang program Smart City.

visi-emas-6-4

Direncanakan juga disalah satu lokasi Taman JFE-SAS, akan difasilitasi dengan penerangan jalan umum, agar bisa dinikmati pada malam hari, sehingga bisa menjadi ajang selfie-selfie pada siang dan malam hari. Kolaborasi Membangun JFE-SAS merupakan kegiatan inovatif Distarumansa, yang merupakan Proyek Perubahan Kadis Tarumansa Drs O D S Mandagi yang saat ini mengikuti DIKLAT PIM Tkt II, PKP2A II, LAN Makassar, selama 4(empat) bulan.

Untuk menata/mengembangkan Taman dengan Konsep JFE-SAS, tidak harus dengan anggaran yang besar, tetapi bisa memanfaatkan barang-barang bekas yang ada disekitar kita. Ini juga untuk menunjang program 3R (Reuse =menggunakan lagi,Reduce=mengurangi,Recycle=daur ulang).

Melalui program ini masyarakat bisa berkreasi dan berinovasi mengembangkan Jalin Flower Edukasi-Smart,Asri,Sehat kata Drs O D S Mandagi. Selamat mencoba.

PLTU 2×50 MW di Sulut Dalam Waktu Dekat

0

Manado – PT PLN Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) segera membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulut.

“PLN dalam waktu dekat membangun proyek PLTU Sulut 1 dengan kapasitas 2×50 MW, berlokasi di Desa Binjeita, ” kata General Manager PT PLN Suluttenggo Baringin Nababan, Rabu (21/9).

Dia mengatakan oleh karenanya pihaknya meminta dukungan dari Bupati Bolaang Mongonduw Utara beserta jajarannya dan juga masyarakat agar rencananya berjalan lancar. Baringin mengatakan dukungan tersebut sangat diperlukan agar upaya yang akan dilakukan bersama-sama dengan sejumlah BUMN lainnya dalam membangun PLTU Merah-Putih di Bolaang Mongondouw Utara dapat segera dimulai dalam waktu dekat begitu perijinan yang dibutuhkan telah dapatkan.

Bupati Bolaang Mongonduw Utara Depri Pontoh mengatakan terkait rencana pembangunan PLTU, pemerintah daerah bersama-sama warga masyarajat siap membantu dan pastinya ikut mendukung program pembangunan infrstruktur kelistrikan di daerah ini. “Pembangunan tersebut pastinya akan membawa dampak berupa ketersediaan listrik dan ikut mendorong kegiatan perekonomian masyarakat,” kata dia.

Sumber : republika.co.id, antara

Juara Tomohon Linow Lake 10K 2016

0

Tomohon.Info  – Tomohon Linow Lake 10K 2016 atau Lomba Lari Tomohon Linow Lake 10 kilometer diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tomohon yang merupakan side event dari pelaksanaan Tomohon International Flower Festival 2016. Penyelenggaraan Lomba Lari Tomohon Linow Lake 10K 2016 yang kedua kalinya diselenggarakan ini mengambil start dari kompleks eks rindam dan finish di kompleks danau linow.

Lomba Lari ini dilepas oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw, didampingi oleh Asisten Deputi Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Drs. Chandra Bakti. M.Si., dan Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak., serta dihadiri oleh Walikota Bitung Max Lomban bersama Ibu, Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, Kapolres Tomohon AKBP. Monang Simanjuntak, SIK., Dandim 1302 Minahasa Letkol. Czi. M. Andhy Kusuma, S.Sos., Ketua Panitia Pelaksana Tomohon Linow Lake 10K 2016 Ibu Mieke Tumurang, Jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta Jajaran Pemerintah Kota Tomohon dan diikuti oleh lebih dari 13.500 pelari termasuk juga para Atlet-atlet Pelari Nasional yang tergolong dalam kategori kelompok  umum dan kategori siswa.

Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak., dalam sambutannya mengatakan bahwa Tomohon Linow Lake 10K 2016 adalah bagian dari rangkaian kegiatan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2016. Kegiatan ini merupakan niat dan kerja keras Pemerintah Kota Tomohon bekerja sama dengan Yayasan Kawanua Sedunia serta para sponsor, untuk mewujudkan generasi olahraga di Kota Tomohon bahkan di Indonesia untuk menjadi atlet-atlet handal, potensial dan berprestasi di mata dunia internasional, khususnya di bidang olahraga atletik. Sehingga Pemerintah Kota Tomohon senantiasa selalu berniat untuk menggelar perlombaan ini setiap tahun, sebagaimana kegiatan ini sudah dua kali dilaksanakan yakni pada tahun 2015 dan tahun 2016 sekarang ini.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw, berharap Lomba Lari Tomohon Linow Lake 10K 2016 ini, untuk tahun kedepannya agar ditingkatkan menjadi event internasional sehingga mutu perlombaan akan lebih bergengsi dengan menghadirkan para atlet-atlet pelari dari Negara lain yang sudah berprestasi di kancah internasional.

Daftar Juara Tomohon Linow Lake 10K 2016

Kategori 10 KM Putra

1.       Agus Prayogo (Jawa Barat)

2.       Johari Johan (Sumatera Selatan)

3.       Nursodik (Yogyakarta)

Kategori 10 KM Putri

1.       Yanita Sari (Riau)

2.       Olivia Sadi (Nusa Tenggara Timur)

3.       Odekta Vina (DKI Jakarta)

Kategori 5 KM Putra

1.       Fian (SMA Lokon Tomohon)

2.       Asis Kendek

3.       Renaldy Kella

Kategori 5 KM Putri

1.       Asanti Kaeng (SMP Kristen Tomohon)

2.       Philia Kalalo (SMA PGRI Tomohon)

3.       Anggi Langitan

Kategori 3 KM Putra

1.       Juridi Kalalo (SD GMIM Rurukan)

2.       Marselino Tatontos (SD Inpres Lansot)

3.       Junior Makal (SD Katolik 3 Woloan)

Kategori 3 KM Putri

1.       Maria Sambow (SD Katolik 2 Taratara)

2.       Cantika Mamuaya (SD Katolik 1 Woloan)

3.       Keren Toy (SD Katolik Xaverius Tomohon)

TIFF 2016, Launching di Jakarta

0

Tomohon.info – Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2016 digelar di Jakarta pusat tepatnya di Halaman Parkir Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata RI minggu (29/5). Sebelumnya diawali dengan kegiatan jalan sehat Car Free Day (CFD) sekaligus parade/iringan float atau kendaraan hias mini, masing-masing float Kementerian Pariwisata RI, Provinsi Sulawesi Utara serta float Kota Tomohon dengan mengambil start di depan gedung BNI 46 jalan Jenderal Sudirman. Diketahui perhelatan akbar TIFF ini merupakan agenda Nasional tahunan pemerintah Kota Tomohon yang digelar setiap tahun dan tahun ini merupakan yang keenam kalinya dilaksanakan di bulan agustus. Dengan bendera start berlogo TIFF rombongan dilepas oleh Menteri Pariwisata RI yang diwakili oleh Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Nusantara Dra Esthy Reko Astuti. Car Free Day yang dilaksanakan oleh pemerintah Kota Tomohon bersama kementerian pariwisata menjadi pusat perhatian warga Jakarta, ada yang membaur ada juga yang langsung menyaksikan berbagai atraksi seperti tarian perang Minahasa (kabasaran) float, atraksi katreli, para ibu-ibu yang berkebaya motif bunga dan atraksi lainnya yang membuat warga ibu kota terkagum-kagung, bahkan banyak warga yang sementara jalan pagi disekitar jalan sudirman ikut bergabung, nampak ribuan pejalan kaki dan bersepeda memedati jalan yang menjadi jalur CFD. “Wah Kota Tomohon memang hebat, itulah kata-kata yang terdengar dari beberapa masyarakat Jakarta yang menyaksikan atraksi dalam parade. Yang lebih menarik para warga kawanua di Jakarta ambil bagian dalam kegiatan.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE bersama Wakil Gubernur Drs Steven Kandow bersama ibu, ambil bagian juga dalam kegiatan Car Free Day. Disela Launching Gubernur Sulut dalam sambutannya yang disampaikan oleh Wakil Gubernur mengatakan bahwa pemerintah Provinsi Sulut saat ini fokus dalam mengembangkan sektor pariwisata termasuk di Kota Tomohon, bahkan dengan adanya TIFF hal ini sangat memberikan nilai positif bagi masyarakat pada umumnya, sehingga tahun depan ditargetkan I juta wisatawan luar negeri akan tertarik dan mengunjungi Sulut, yang pasti didalamnya Kota Tomohon, Kata Kandouw.“10 % saja dari satu juta wisatawan ke Kota Tomohon ini akan sangat membanggakan, “semakin banyak wisatawan datang ke Tomohon semakin besar juga PADnya, tambahnya. Kegiatan TIFF ini juga pastinya akan menjadi motivasi kepada daerah lain di Sulut dalam membuat kegiatan yang akan berpotensi daya Tarik pariwista. “Semoga adanya TIFF akan turut menjadi acuan kepada daerah lain untuk membuat agenda lain di Sulut, yang menarik minat para wisatawan dalam maupun luar negeri, ujar Kandouw.

Sementara itu Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak menuturkan Kegiatan TIFF adalah kegiatan yang mendukung program kementerian pariwisata berupa pesona nusantara dan wonderfull Indonesia, disamping itu untuk mendukung program provinsi Sulut, salah satunya untuk menghadirkan I juta turis di sulut, “Diharapkan dengan adanya TIFF akan dapat mendukung target pemerintah Provinsi sehingga Sulut akan menjadi provinsi destinasi wisata termasuk Kota Tomohon, selain itu akan menjadi ajang yang efektif dan efisien dalam memperkenalkan dan mempromosikan potensi wisata serta industri pendukungnya serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ucap Eman. Ditambahkannya Sejalalan dengan program strategis kementerian pariwisata RI, pemerintah Kota Tomohon telah menetapkan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan yang diandalakan untuk kemajuan pembangunan Kota Tomohon dalam segala bidang.

Saat bersamaan Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan selaku ketua panitia TIFF memberikan apresiasi kepada pihak kementerian pariwisata yang mendukung, sepenuhnya kegiatan launching dan konfrensi pers. “Saya berharap akan terus terjain kerjasama dan sinergitas dalam mengembangkan pariwisata Nusantara, khusunya penyelenggaraan TIFF 2016. Sompotan menambahkan saat ini sudah 25 peserta yang sudah mendaftar untuk ikut ambil bagian dalam Tournamen Of Flower (TOF) yang merupakan bagian dari rangkaian TIFF selain itu ada berbagai agenda lainnya yang akan digelar.

Sebelumnya Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Nusantara Dra Esthy Reko Astuti mengatakan pihaknya tentunya merespon daerah-daerah yang menjadi kebijakan utama destinasi wisata, untuk pembangunan sektor pariwisata. Diharapkan daerah tetap konsen dalam mengembangkan sektor pariwistanya, ujar Astuti.

Launching ditandai dengan peluncuran balon berlogokan TIFF 2016,disamping itu dilaksanakann penyerahan kain batik bermotifkan Tomohon yang diproduksi oleh Wale Batik Minahasa, serta penyerahan palakat kepada pihak Kementerian Pariwisata oleh Walikota Tomohon. Hadir dalam kegiatan tersebut Assisten Deputi Pengembangan Sekmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata Rasena Arya SE MM, Ketua DPRD Sulut Andrey Angow, Walikota Bitung Maximiliaan Lomban SE MSi, Dirut Bank SulutGo Johanes Salibana SE, Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky Wenur bersama para anggota DPRD, Kapolres Kota Tomohon AKBP Monang Simanjuntak SIK, unsur jajaran Pemerintah Kota Tomohon bersama perwakilan SKPD Pemkot Tomohon, para anggota rukun/organisasi kawanua di Jakarta. ** TIM HUMAS

PUTRA PUTRI TOMOHON 2016

0

Tomohon.Info –  Kamis 28/04/2016 – Grand Final Pemilihan Putra Putri Tomohon 2016 Diadakan di Auditorium Bukit Inspirasi Tomohon. Pemilihan yang diselenggarakan oleh Dinas kebudayaan dan Pariwisata Kota Tomohon ini dihadiri oleh Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (Juri Kehormatan), Putri Pariwisata Indonesia 2015 Digna Faradiba (Tim Juri), Sekretaris Daerah Kota Tomohon DR. Drs. Arnold Poli, SH. MAP., Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Sulawesi Utara Ibu Voura Kumendong (Tim Juri), Ketua Ikatan Putra Putri Tomohon dr. John Lumopa (Tim Juri), Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Pimpinan Wale Batik Minahasa) Veldy Umbas (Tim Juri), Akademisi Grace Nelwan (Tim Juri), Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Tomohon Ronny Lumowa, S.Sos. M.Si. (Tim Juri), Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tomohon Mariam Rau, SH., Wakil Pimpinan Cabang Bank SulutGo Tomohon Rina Legoh-Sigar, Para Duta Daerah se- Sulawesi Utara, Para Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota Tomohon, Para Camat dan Lurah se- Kota Tomohon dan Para Orang tua Finalis Putra Putri Tomohon 2016.

Dalam Grand Final Pemilihan Putra Putri Tomohon 2016 yang spektakuler dan meriah ini menghasilkan pemenang Putra Putri Tomohon 2016 yaitu Putra Tomohon 2016 Jovial Timbuleng utusan kelurahan Matani III dan Putri Tomohon 2016 Patrisia Agatha Turambi utusan Kelurahan Taratara.

Walikota Tomohon yang dalam sambutannya dibacakan oleh Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan mengatakan bahwa Pemilihan Putra Putri Tomohon tahun 2016 ini harus menjadi sebuah ajang yang berkualifikasi dan bukan gelaran semata tanpa nilai. Pemyelenggaraan  event ini merupakan sebuah penegasan akan konsistensi dan dukungan pemerintah yang senantiasa memberi ruang bagi segala bentuk kreativitas dan aktualisasi diri dari talent-talent generasi muda yang positif dan inovatif. Ekspektasi Pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon agar melalui Pemilihan Putra Putri Tomohon 2016, dapat terjaring dan tersaring putra-putri yang cerdas baik secara spiritual, emosional maupun intelektual, berdaya saing, bermental juara dan berkepribadian serta memiliki integritas yang dapat menjadi representasi generasi muda Kota Tomohon pada umumnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tomohon Mariam Rau, SH., dalam laporannya mengatakan bahwa Pemilihan Putra Putri Tomohon 2016 menyasar wakil-wakil terbaik dari 44 Kelurahan se- Kota Tomohon. Terjaring pada tahap pendaftaran 54 peserta yang terseleksi menjadi 15 pasang peserta melalui tes lisan/tulisan/technical meeting yang kemudian mengikuti sesi pemotretan di Bukit Wawona Rurukan. Adapun ke- 15 pasang Finalis Putra Putri Tomohon 2016 masuk karantina bertempat di Wenas Retreat House di kelurahan Matani I. Disela-sela kegiatan di karantina para finalis juga menyempatkan melakukan anjangsana ke Panti Sayap kasih Woloan dan talent show di lokasi pusat kuliner. Materi-materi selama karantina adalah sebagai berikut : Kepemudaan dan pengenalan Ikatan Putra Putri Tomohon, Good Governance, Developing of Culture and Tourism, Bahaya Narkoba, IMS dan HIV/AIDS, Public Speaking dan Etika Kepribadian, Kamtibmas, Enterpreneur, Beauty Class, Table Manner dan English Class, Psikotes, Interview, dan Gala Dinner bersama Putri Pariwisata Indonesia 2015 Digna Faradiba serta Grand Final Pemilihan Putra Putri Tomohon 2016 di Auditorium Bukit Inspirasi Tomohon.

Putra Tomohon 2016 : Joval Timbuleng

Putri Tomohon 2016 : Patrisia Agatha Turambi

Wakil I Putra Tomohon 2016 : Abraham Omega Paat

Wakil I Putri Tomohon 2016 : Airin Mariansye Posumah

Wakil II Putra Tomohon 2016 : Alvalino Riclef Kasenda

Wakil II Putri Tomohon 2016 : Erika Sisilia Wenas

Harapan I Putra Tomohon 2016 : Gabriel Edgar Yordan Rogi

Harapan I Putri Tomohon 2016 : Flamanda Jeine Tampomuri

Harapan II Putra Tomohon 2016 : Junior Meigel Rundengan

Harapan II Putri Tomohon 2016 : Gabriela Trulicia Talia Pontoh

Putra Intelegensia 2016 : Pascal Andre Rampengan

Putri Intelegensia 2016 : Wynnie Esther Jona Tombuku

Putra Berbakat 2016 : Jency Kurnianto Ulfers Wokas

Putri Berbakat 2016 : Gebiany Fiona Wulur

Putra Persahabatan 2016 : Gideon Carlos Paat

Putri Persahabatan 2016 : Priscilia Benedicta Poluakan

Putra Fotogenik 2016 : Leonard Adam Anugerah Liuw

Putri Fotogenik 2016 : Ceyzia Amazing Grace Langi

Putra Favorit 2016 : Schwarz Fabrie Sparsi Liuw

Putri Favorit 2016 : Felia Abigael Gracella Paransi

Putra Eco Kreatif 2016 : Samuel Wailan Leonard Wanget

Putri Eco Kreatif 2016 : Jennifer Korompis

Putra Kreasi Batik 2016 : Jolio Mario Meloh

Putri Kreasi Batik 2016 : Gratia Dei Eklesia Mandagi

Tomohon Destinasi Wisata Gunung Berapi Sulawesi Utara

Tomohon.info – Tomohon Destinasi Wisata Gunung Berapi Sulawesi Utara menjadi salah satu destinasi wisata bagi jutaan komunitas pecinta gunung berapi dunia, Sumber Daya Manusia segera disiapkan mengantisipasi hal tersebut. Kota Tomohon mendapat julukan Kota Pariwisata yang didalamnya terdapat beragam obyek wisata alam,
wisata pegunungan, wisata bunga, danau, hutan dan Wisata Gunung Api serta wisata petualangan.

Mengantisipasi melonjaknya kunjungan wisatawan baik pencinta Gunung Berapi dan Fotografi Gunung Berapi yang menjadikan Tomohon sebagai lokasi favorit. Maka pembenahan dalam berbagai segi terus dilakukan secara berkesinambungan termasuk peningkatan Sumber Daya Manusia serta koordinasi antar stakeholder pariwisata melibatkan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sulawesi Utara didalamnya DPC HPI Tomohon yang terus berkarya.

Untuk itu kegiatan memberikan pengetahuan dan pembekalan bagi Para “Pemandu Gunung Berapi dan Fotografi Gunung Berapi” akan dilaksanakan Dewan Pimpinan Daerah Sulawesi Utara HPI bersama Dewan Pimpinan Cabang
Himpunan Pramuwisata Indonesia Cabang Kota Tomohon, Manado, Bitung dan Minahasa akan menggelar Pembekalan ini yang akan dilaksanakan pada hari Jumat 18 Maret 2016  jam 14.00 Wita yang bertempat di Aula Museum Propinsi Sulawesi Utara samping Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Sulut.

Pembekalan Pemandu Gunung Api dan Fotografi Gunung Api akan menampilkan pembicara utama DR Inggrid Smed yang adalah ahli Geologi dari Belgia, bersama Adi Susanto selaku The Principal volcano expedition organizer for Volcano discovery in Indonesia (Ketua organisasi expedisi Gunung Api bagi Penjelajahan Gunung Api di Indonesia). Membawakan materi kegiatan “pembekalan mengenai wawasan gunung berapi dan teknik memandu dan pembekalan mengenai fotografi gunung berapi secara umum”. Dalam kegiatan ini terundang kepada siapa saja yang berminat mengetahui tentang teknik memandu di Gunung Berapi dan teknik foto gunung api kata ketua DPD HPI Sulawesi Utara Roy Berty Koleangan melalui divisi Humas  Rey Mawikere.

Keikutsertaan pada kegiatan ini gratis dan dibawakan oleh para pakar pemandu Gunung Berapi Dunia. Hal ini juga untuk mengantisipasi kunjungan para pendaki dan peneliti Gunung Api dari berbagai penjuru dunia yang jumlahnya jutaan dan merupakan potensi penting dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan dan pariwisata yang memiliki dampak luas dalam kehidupan dan perekonomian masyarakat.

Pembekalan ini merupakan persiapan untuk pelatihan pemandu gunung api di Sulawesi Utara yang nantinya akan berdampak luas bagi kemajuan pariwisata di Sulawesi Utara. Oleh karena itu dihimbau kepada seluruh masyarakat, pemuda yang berminat mengikuti kegiatan ini agar hadir pada pelaksanaan kegiatan ini. Guna menambah pengetahuan dan wawasan kita dalam menunjang kepariwisataan yang ada di Kota Tomohon.

Selanjutnya salah satu anggota Himpunan Pramuwisata Tomohon Djufry Rorong S Sos mengatakan bahwa Kota Tomohon merupakan daerah tujuan wisata Gunung Berapi dan Fotografi Gunung Api karena memiliki dua Gunung Berapi yang masih aktif yaitu Gunung Api Lokon dan Gunung Api Mahawu, serta memiliki pusat pengamatan Gunung Api yang telah menjadi lokasi kunjungan umum para wisatawan nusantara dan mancanegara untuk memperoleh informasi terkini tentang aktivitas gunung api.

Tomohon juga menjadi tempat yang ideal untuk memulai penjelajahan dan wisata gunung berapi yang ada di Sulawesi Utara karena iklimnya yang sejuk lokasinya yang strategis dan masyarakatnya ramah. Begitu juga dengan jarak menuju tempat pendakian awal untuk Gunung Berapi Soputan yang adalah gunung api tertinggi di Sulawesi utara hanya berjarak 23 km dan dapat ditempuh berkendaraan selama 43 menit. Begitupun dengan jarak tempuh ke lokasi- lokasi wisata lainnya yang sangat dekat dengan akses jalan yang baik. Mari gunakan kesempatan ini untuk bekal pengetahuan dan keterampilan bagi kesejahteraan. (Tim Humas)

Investor 8 Triliun Jajaki Kumelembuai

0

Tomohon – Kawasan agribisnis holtikultura yang berada di Kecamatan Tomohon Timur yang terkenal  dengan produksi tanaman sayuran yang berkembang pesat di Kota Tomohon dengan hasil antara lain sayur kubis, Wortel, Petsai, batang daun, labu ksiam, kembang kol, terong dan buncis, bayam, kangkung dan jenis-jenis sayur lainnya yang  tumbuh subur di willayah Kecamatan Tomohon Timur. Wilayah subur yang berada sekitar 800-900 meter di atas pemukaan laut juga mendapat julukan daerah diatas awan. Dengan akses jalan pertanian dan infrastruktur penunjang lainnya yang telah memadai baik akses jalan melalui Kota Tomohon, begitu juga dengan akses jalan lewat Tondano serta akses jalan lainnya melalui Desa Suluan Minahasa. Dengan terbukanya akses-akses yang memudahkan proses pengangkutan dan distribusi tentu memberikan kemudahan-kemudahan bagi masyarakat maupun investor kata Camat Utara Sjerly Bororing SP MM Sip.

Kecamatan Tomohon Timur ini terkenal dengan sentra holtikultura di Kota Tomohon, dengan potensi investasi dan daya tarik Kota Tomohon dalam komoditi ini dan masuk dalam kawasan strategis agropolitan. Hal ini pula yang menarik minat investor untuk menjajaki rencana pembuatan Pabrik Pengalengan sayur dengan investasi yang mencapai 8 Triliun.  Untuk mengembangkan potensi wilayah Keurahan Kumelembuai dan sekitarnya maka PT Arung Keke Berjaya yang saat ini dimotori oleh putra kawanua bernama Hengky Dotulong telah mengadakan pertemuan dengan Perwakilan Pemerintah Kota Tomohon yakni Asisten Ekonomi & Pembangunan Ronni Lumowa S Sos MSi, Camat Timur Sjerly Bororing SP MM Sip  dan Lurah Kumelembuai  Djoni Pangemanan bersama masyarakat petani yang ada di Kelurahan ini. Sosialisasi dari PT Arung Keke Berjaya kepada masyarakat petani, dimana rencana perusahan yang akan menginvestasikan modalnya untuk pembuatan pabrik pengalengan sayur di kelurahan Kumelembuai. Hal ini disampaikan Hengky Dotulong dalam pertemuan awal sekaligus sosialisasi rencana ini. Menurutnya mengapa mereka memilih Kelurahan Kumelembuai karena potensi dan keunggulan yang dimiliki kelurahan ini serta akses yang telah dibangun pemerintah.

Selanjutnya Hengky Dotulong yang juga ketua rukun Dotulong di Sulawesi Utara ini mengatakan alasan dipilihnya Kumelembuai sebagai lokasi investasi juga karena waruga Dotulong lokasinya berada di Kumelembuai serta keterpanggilan sebagai warga kawanua. Hal ini merupakan daya tarik tersendiri bagi rencana investasi ini. Beliau melanjutkan bahwa pada bulan ini akan segera melakukan pembebasan lahan dan langsung dengan peletakan batu pertama pembangunan pabrik ini. Beliau juga mengharapkan topangan dan dukungan dari Pemerintah Kota Tomohon. Penjabat Walikota Tomohon Drs Sanny J Parengkuan MAP diwakili Asisten Ekonomi & Pembangunan Ronni Lumowa S Sos MSi  mengatakan Pemerintah Kota Tomohon sangat menyambut baik rencana investasi ini dan akan memfasilitasi proses pengurusan izin dan memberikan kemudahan-kemudahan untuk mewujudkan rencana investasi ini. Lumowa juga mengharapkan agar masyarakat dapat menerima dan mendukung rencana investasi yang nantinya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perputaran arus ekonomi.  Begitujuga yang disampaikan Camat Tomohon Timur yang mengatakan bahwa perusahan ini akan mengadakan pertemuan-pertemuan selanjutnya untuk merealisasikan rencana investasi di Kota Tomohon, seperti rencana pertemuan pada hari ini dan juga pada hari Kamis yang akan datang untuk mempercepat realisasi investasi menindak lanjuti rencana kegiatan ini. (Tim Humas)