WAWOÂ HOTEL
Kategori : Hotel Melati
Jumlah Kamar : 6 Kamar
Alamat : Jalan Raya Tomohon -> Jalan Perum Uluindano
Telp / email : (0431)Â 352449
77 TAHUN GMIM ber SINODE
MENYELAMI SPIRIT SEJARAH DAN TANTANGAN SEKARANG INI
Gereja Masehi Injili di Minahasa disingkat GMIM adalah persekutuan orang-orang di tanah Minahasa yang percaya kepada Yesus Kristus untuk memberitakan perbuatan-perbuatan besar Tuhan Allah danmenjadi bekat bagi orang banyak di mana pun dan kapan pun. Secara estimologis, kata “Masehi” berasal dari kata Al Maseh atau Kristus. Kata “Injil” bersumber dari bahasa Yunani Euanggelion yang berarti kabar baik. Kata “di” menerangkan bahwa GMIM secara kelembagaan hanya ada di tanah Minahasa, yang memiliki karakteristik esa, kudus, ama, rasuli dan universal.
Sejak berdirinya GMIM hingga kini telah dipimpinh oleh 14 ketua Sinode yaitu :
1. Ds. E.A.A.D. de Vreede ( 1934-1935)
2. Ds.C.D. Buunck (1935-1937)
3. Ds. H.H. van Herweden (1937-1941)
4. Ds. G.P.H. Locker (1941-1942)
5. Ds. A.Z.R. Wenas (1942-1951)
6. Ds. M. Sondakh (1951-1954)
7. Ds. A.Z.R. Wenas (1955-1967)
8. Ds. R.M. Luntungan (1967-1979)
9. Pdt. DR.W.A.Roeroe (1979-1990)
10. Pdt. K.H. Rondo (1990-1995)
11. Pdt. Prof. DR.W.A.Roeroe (1995-2000)
12. Pdt. DR. A.F. Parengkuan (2000-2005)
13. Pdt. DR. A.O. Supit (2005-2010)
14. Pdt. Piet M. Tampi, STh, Msi (2010-2014)
Kantor Sinode GMIM
Jl. Raya Tomohon
Telp. (0431)352123
E-mail : [email protected]
Facebook http://www.facebook.com/sinodegmim
Twitter https://twitter.com/Sinode_GMIM
Siaran Pers Rabu, 16 Mei 2012
RAPAT KOORDINASI KEASSISTENAN PEMERINTAHAN DAN KESRA
Pemerintah Kota lewat Keassistenan Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Tomohon menggelar Rapat Koordinasi yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Kelurahan Woloan I Kec. Tomohon Barat Rabu, 16 Mei 2012.
Rapat yang dipimpin oleh Assisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Gerson Mamuaja yang didampingi Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran PLB3 Prov Sulut Sonny Runtuwene turut dihadiri oleh Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE,Ak bersama beberapa Pimpinan SKPD Jajaran Pemkot Tomohon, Sekretaris Daerah Drs. Arnold Polii, SH,MH, perwakilan Kantor Pertanahan Tomohon Jeffry Supit, SH,MH, dan Ellen Senduk, SH, para Camat dan Lurah Se-Kota Tomohon.
Rapat Koordinasi ini lebih fokus pada pemaparan pembinaan teknis mengenai bagaimana nantinya Kota Tomohon mencapai Kota Adipura, demikian yang diungkapakan oleh Assisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Tomohon.
Disela-sela rapat sekaligus pemaparan materi, Walikota Tomohon dalam sambutannya mengatakan – untuk capaian Kota Tomohon sebagai Kota Adipura, perlu adanya peranan aktif dari seluruh komponen masyarakat didalamnya juga peranan para Camat dan Lurah sebagai Ujung tombak dalam Pemerintahan Kota.
Kepala Bidang PLB3 Prov Sulut dalam pemaparannya mengatakan tujuan dilaksanakannya pertemuan ini adalah untuk mendorong pemerintah daerah (kota/kabupaten) dan masyarakat dalam mewujudkan kota BERSIH DAN TEDUH dengan menerapkan prinsip-prinsip good governance dalam pengelolaan lingkungan hidup menuju Kota Tomohon sebagai Kota Adipura.
sumber : HUMAS Pemkot Tomohon
Siaran Pers 15 Mei 2012
SOSIALISASI PENGOLAHAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA (LB3)
Pemerintah Kota Tomohon bekerjasama dengan Badan Lingkungan Hidup Kota Tomohon menggelar Sosialisasi Pengolah
an Limbah Bahan Berbahaya (LB3) yang dilaksanakan di Aula Homestay Kec. Tomohon Selatan 15 Mei 2012. Tujuan dilaksanakan sosialisasi ini menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Tomohon Ibu Ir. Nova Rompas, M.Si dalam laporannya adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia khususnya kemampuan teknis para pelaku usaha penghasil limbah bahan berbahaya beracun dalam pemanfaatan dan wajib bertanggung jawab untuk mengelolanya sehingga dapat mencegah pencemaran lingkungan serta meningkatkan kerjasama antar instansi Badan Lingkungan Hidup sebagai pengawas dan pelaku-pelaku usaha dalam memasyarakatkan system pengelolaan B3 dan LB3.
Dalam sambutannya Walikota menyambut positif dilaksanakannya sosialisasi ini karena disadari hal ini memiliki arti dan makna yang besar bagi kelangsungan pembangunan Kota Tomohon dan juga merupakan momentum strategis dalam upaya mengantisipasi kerusakan lingkungan di Kota Tomohon karena kondisi lingkungan hidup yang baik dan sehat adalah hak asasi setiap warga Negara, beliau menambahkan untuk mengatasi masalah lingkungan hidup dibutuhkan kebersamaan dan harus menjadi komitmen dan langkah nyata semua pihak karena masalah lingkungan tidak harus di lihat semata-mata sebagai krisis namun menjadi peluang untuk membangun. Diakhir sambutannya beliau berharap kepada para peserta agar dapat terus mensosialisasikan kepada masyarakat luas sekaligus menjadi pelopor atau penyelamat lingkungan di Kota Tomohon.
Hadir dalam acara tersebut Direktur PT. Water Laboratori Nusantara (WLN) Bapak Arif, Direktur PT. Pimanru Jaya Bitung Bpk. Carles Rompas, Badan Lingkungan Hidup Prov. Sulut yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan dan Pengelolaan Limbah B3 Bpk. Sony Runtuwene, SE serta seluruh jajaran Pemerintah Kota Tomohon.
sumber : HUMAS Pemkot Tomohon