
HUT RSU BETHESDA GMIM TOMOHON KE-62
Hari ini atas perkenan Tuhan Yang Maha Kuasa, warga GMIM khususnya Jajaran RSU BETHESDA GMIM Tomohon melaksanakan Acara Hari Ulang Tahun Ke-62 Dan Peringatan Hari Kesehatan GMIM 2012 Yang dilaksanakan Di Gereja Sion Tomohon, Senin 06 Agustus 2012.
Walikota Kota Tomohon Bpk. Jimmy F. Eman, SE.Ak dalam sambutannya mengatakan bahwa Perjalanan 62 tahun Rumah Sakit Umum Bethesda GMIM Tomohon beroperasi, tentunya banyak mengalami berbagai pasang surut tingkat pelayanan yang mengharuskan adanya pembenahan dan perubahan secara efisien, secara cepat, murah dan akuntabel. Sehingga sangat diharapkan akan bangkitnya kesadaran yang tinggi bagi peningkatan kualitas pelayanan yang dilandasi dengan usaha dan perjuangan untuk mendapatkan hak-hak yang sebagai warga GMIM bahkan masyarakat. Saat ini dalam suasana sukacita dan ketulusan iman saya mengharapkan kepada Jajaran RSU Bethesda Tomohon untuk senantiasa bersikap proaktif dan antisipatif dalam merespons dan memaknai implementasi pelayanan yang dilakukan dalam berbagai aspek kehidupan secara arif dan bijaksana , termasuk upaya-upaya nyata untuk memberdayakan segenap potensi yang mampu memberikan kontribusi secara positif bagi dinamika pembangunan di Kota Tomohon guna peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat bahkan warga GMIM , yang indicator keberhasilannya antara lain sangat dipengaruhi oleh sukses tidaknya program bidang kesehatan Yayasan Gmim Ds. A.Z. R Wenas Dan Rsu Bethesda Tomohon itu sendiri dengan tidak mengabaikan aturan yang ada. Berbagai Keberhasilan yang telah dicapai sesunggunya merupakan wujud nyata dari usaha dan kerja keras Yayasan Ds. A. Z. R. Wenas bidang kesehatan dan lebih khusus Jajaran RSU Bethesda Gmim Tomohon yang didukung oleh peran serta aktif dan tingginya kesadaran dari segenap warga Gmim di Kota Tomohon untuk menopang dan mendukung pelaksanaan program pembangunan di bidang kesehatan kearah yang lebih baik dan sejahtera.
Mengahiri sambutannya Walikota menyampaikan beberapa hal terkait dengan pelaksanaan kegiatan Tomohon Internasional Flower Festival 2012 yang akan dilaksanakan tanggal 8-12 Agustus 2012, dimana Beliau meminta dukungan Doa sebagai bagian dari masyarakat Kota Tomohon agar Pelaksanaan Tomohon Internasianal Flower Festival ini dapat berjalan dengan Baik dan Sukses, beliau juga meminta kepada jajaran RSU Bethesda berpartisipasi dalam mengsukseskan ivent ini Dan Mengucapkan Selamat Hut Ke-62 Rsu Bethesda dan Selamat Merayakan Hari Kesehatan Gmim.
Yang hadir dalam acara ini Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode Gmim Pdt. Piet Marthen Tampi, STH. Msi(yang memimpin Ibadah), Para Pemimpin dan Pengurus Yayasan GMIM Ds A. Z. R Wenas, Dirut RS Umum Bethesda Tomohon Dr. Robbin Warow, M.Kes bersama jajaran dan penasehat Rumah sakit, Kapolres Tomohon AKBP Marlien Tawas, SH. MH bersama Jajaran, Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, Para Pimpinan BUMN dan BUMD, Keluarga Besar RSU Bethesda, Para Pensiunan RS Bethesda dan Para Undangan.
DIALOG BUDAYA
Bertempat di Aula Happy Lyste Kakaskasen Satu, Kamis 02 Agustus 2012 Balai Pelesatarian Sejarah dan Nilai Tradisional Manado melaksanakan kegiatan Dialog Budaya. ’maksud diadakannya dialog ini adalah dalam rangka mendukung pelaksanaan TIFF (Tomohon International Flower Festival yang akan digelar 8-12 Agustus nanti, dan sebagai tujuan kegiatan ini adalah dengan diadakannya Festival bunga dapat menumbuhkan dan mengembangkan budaya Tombulu yang merupakan salah satu sub etnis Minahasa di tingkat Nasional dan Internasional, demikian laporan yang disampaikan oleh Ketua Panitia. Tema dalam dialog budaya ini adalah “ Festival bunga sebagai salah satu bentuk industri budaya”. Diselah-selah Dialog, Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE,Ak memaparkan bahwa persoalan kebudayaan merupakan bagian penting dalam proses pembangunan. Kebudayaan terkait dengan persoalan karakter dan mental bangsa yang menentukan keberhasilan pembangunan di Indonesia khususnya di Kota Tomohon, ujar Eman. Beliau pun mengaharapkan dengan adanya dialog ini dapat memberikan pemahaman kultural bahwa pelaksanaan TIFF bukanlah sekedar sebuah acara penuh kemegahan, tetapi dibalik itu adalah eksistensi sebuah “ Industri budaya dan industri kreatif” yang akan mendatangkan keuntungan materil maupun non materil bagi para pendukung kebudayaan khususnya budaya Tombulu sebagai peluang berkreasi, tutupnya.Dibagian lain Kepala Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Manado Drs. Rusli Manorek mengungkapkan bahwa gambaran tentang kegiatan festival sebagai salah satu wujud “ industri budaya” serta bagaimana pelaksanaannya diberbagai kebudayaan, demikian pula kegiatan festival tidak hanya ditemukan dalam kebudayaan modern melainkan juga ditemukan dikalangan komunitas etnis dan bahkan pada masanya merupakan bagian dari ritus yang ada dalam siklus kehidupan manusia. Hadir sebagai peserta – budayawan, budayawati, unsur dekorator, patani bunga, pemilik toko bunga, para aparat dan tokoh-tokoh masyarakat. Sebagai narasumber – pastor DR. Paul Reinwarim, Pdt.DR. Richard Siwu dan Drs. Alex Ulaen, DEA.
Hari Anak Nasional Di Tomohon
Kota Tomohon kembali mendapat kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggara Hari Anak Nasional Tahun 2012 yang dilaksanakan di Auditorium Bukit Inspirasi Tomohon. Kegiatan ini diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Ketua Sinode GMIM Pdt. P.M.Tampi ,Sth,M.Si. Selanjutnya Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak dalam sambutannya mengatakan kegiatan Hari Anak Nasional Provinsi Sulawesi Utara dirayakan agar setiap anak indonesia bisa berkreasi, berinovasi dan berprestasi untuk menjadi manusia Indonesia yang unggul dan mampu menghadapi tantangan dimasa depan serta menjadi anak bangsa yang berbudaya dan bermartabat. Oleh karena itu pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia harus memberikan dukungan agar setiap anak memperoleh hak antara lain :
- pelayanan pendidikan dan pengajaran bermutu dalam rangka pengembangan pribadi dan semua potensi kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya;
- pelayanan kesehatan bermutu dan jaminan sosial sesuai dengan kebutuhan fisik, mental spiritual dan sosial anak;
- kebebasan berpartisipasi untuk menyatakan dan didengar pendapatnya, menerima, mencari dan memberikan informasi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya demi pengembangan dirinya sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan dan kepatutan;
- beristirahat dan memanfaatkan waktu luang, bergaul dengan anak sebaya, bermain berekreasi sesuai dengan minat, bakat dan tingkat kecerdasannya demi pengembangan diri ;
- perlindungan dari diskriminasi, eksploitasi baik ekonomi maupun seksual dan penelantaran
Mengingat upaya untuk memberikan jaminan perlindungan dan pemenuhan hak anak telah menjadi komitmen nasional dan internasional maka diperlukan dukungan sebagai kewajiban dan tanggung jawab negara, pemerintah, lapisan masyarakat, keluarga serta orang tua dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak tersebut.
Seiring dengan lahirnya undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, maka peringatan hari anak nasional tahun 2012 merupakan momentum yang sangat tepat untuk menggugah dan membangkitkan segenap komponen bangsa, baik itu pemerintah, dunia usaha, masyarakat, keluarga dan orang tua akan pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak termasuk pemenuhan pelayanan kesejahteraan dan perlindungannya. Dalam sambutannya Drs.Mecky Onibala, MM yang mewakili Gubernur sekaligus membacakan sambutan gubernur mengatakan bahwa kita semua harus memberikan perlindungan kepada anak-anak, terus mendidik anak-anak serta memberikan kasih sayang kepada anak-anak Sehingga mereka memilki moral dan budi pekerti yang baik. Sekaligus beliau menitipkan pesan agar anak-anak rajin beribadah, rajin belajar, rajin berolahraga, rukun dengan sesama teman, mematuhi orang tua, hormat pada guru serta terus berkarya dan berkreasi. Turut hadir pada kegiatan ini yaitu Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial Prov Sulut Bhikku Dr.Dharma Surya Mahastavira, MA.Msi, FKPD Tomohon, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tomohon Jifry kawung, Sth, M.si se-Kota, para lansia dan anak-anak.(Tim Humas)
Amerika Siap Sukseskan TIFF 2012
Pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) mulai 8 hingga 12 Agustus 2012, bakal berlangsung meriah. Sebab, selain diikuti peserta dalam negeri, baik provinsi, kabupaten/kota, instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sejumlah Negara sahabat juga menyatakan kesiapan mensukseskan kegiatan tersebut.
Terakhir, Negara Adidaya Amerika Serikat yang menyatakan kesiapan datang ke Tomohon, untuk mensukseskan kegiatan bertaraf international itu. “Total ada 5 Negara sahabat yang sudah menyatakan kesiapannya untuk ikut TIFF, terakhir Amerika Serikat. Tapi, sebenarnya ada 6 Negara, namun Belanda menyatakan mundur,” jelas Gerardus Mogi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tomohon, Jumat (27/7).
Ia mengatakan Negara lainnya yang siap yakni Prancis, Thailand, Filipin dan Korea Utara. “Menjelang pelaksanaan kegiatan, memang banyak daerah yang menyatakan kesiapan, hingga total peserta kini mencapai 30. Akhir bulan nanti kendaraan hias akan segera dibuat untuk parade pada saat pembukaan,” katanya.
Mogi yakin TIFF kali ini akan berlangsung sukses, dan mampu mendongkrak kemajuan ekonomi daerah juga masyarakat untuk menjadi lebih sejahtera, mengingat banyak potensi wisata yang ada di Tomohon.
Josis Ngantung, Ketua LSM Forum Masyarakat Kota Tomohon (Format) berharap seluruh SKPD di daerah ini ikut mendukung suksesnya kegiatan TIFF, sebab terkesan selama ini hanya beberapa saja yang bekerja keras, lainnya berpangku tangan. “Masyarakat sudah siap mendukung TIFF, jadi SKPD juga harus memberi contoh, jangan berpangku tangan. Jika ada yang tak optimal, maka harus dievaluasi kinerjanya,” tukasnya
Pemkot Tomohon Gelar Kelurahan Terindah
Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon mulai 30 Juli sampai 4 Agustus melaksanakan lomba kelurahan terindah. Kegiatan ini untuk menunjang Tomohon International Flowers Festival (TIFF) serta peringatan hari kemerdekaan pada 17 Aagustus.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Tomohon, dr Deesye Liuw mengatakan, lomba kelurahan indah ini dimaksud untuk memotivasi seluruh kelurahan yang ada di Kota Tomohon untuk menata dan memperindah wilayah kelurahan masing-masing.
Dendgan begitu jika sampai pada kegiatan TIFF dan peringatan 17 Agustus, maka Tomohon akan indah. Hal ini agar tamu dari luar akan betah dan mempunyai kesan baik dengan kota kita,” kata Liuw.
Ditambahkan Kaban BPM ini, untuk penilaian penjurian akan dilakukan secara tertutup oleh tim terpadu, baik dari BPM sendiri, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Tatakota serta dinas Pariwisata.
“Saat penilaian tidak akan ada pemberitahuan, prinsipnya para lurah, camat sudah tahu rencana kegiatan lomba tersebut,” jelasnya.(maria)
RAPAT PEMANTAPAN TIFF 2012
Setelah mengadakan rapat Koordinasi, Monitoring dan Evaluasi Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, dilanjutkan dengan Rapat Pemantapan TIFF 2012.
Dalam rapat tersebut di bahas beberapa hal-hal penting dalam rangka kesiapan menjelang pelaksanaan TIFF 2012 yang di Pimpin langsung oleh Walikota Kota Tomohon Bpk. Jimmy F. Eman, SE.Ak, dan Di pandu oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Tomohon yang Diikuti Oleh Seluruh Pejabat Di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon
Untuk diketahui Jalur/Ruote Lintasan Fload Kendaraan Hias dari Stadion Parasamya Walian(lokasi Pembuatan Float/Hanggar), Start di depan Cool Super Market dan akan Finis di Stadion Rindam Kakaskasen(Lokasi Perhentian Fload) skaligus di Expose ke public.
Dalam Jalur yang akan dilewati Oleh Kendaraan Hias akan Di pasang tenda-tenda Berukuran 4m x 6m Dan 4mx 12m di beberapa titik strategis yang bekerja sama dengan Bank Sulut (3 unit untuk setiap titik) Dan WinMild (1 unit di setiap titik) dan akan pasang di kurang lebih 13 tempat strategis yang ada di sepanjang ruote Fload Kendaraan Hias dan di setiap tenda panitia mnyediakan Konsumsi seperti sanck dan air minum
Pendukung acaranya terdiri dari :1.Jumlah Fload 27 buah , 2.Bendi Hias 10 buah , 3.Tarian Kabasaran 3 Kelompok, 4. Musik Bambu 3 Kelompok , 5. Marching Band(Smu Lokon Dan Sminari) 2 kelompok, 6. Drumband 8 Kelompok, 7.Pembawa Bendera 1 Kelompok, 8.Pembawa Spanduk 30 Pasang, 9.Roda Sapi 5 Unit, 10.Regu Berkuda 25 Ekor, 11.Satu Pleton TNI/POLRI dan penempatan untuk setiap pendukung acara diatur oleh Panitia TIFF 2012.
Untuk Pengisi Acara Di panggung Utama yang Bertempat Di Rindam kakaskasen(di depan Kantor Walikota Lama) yaitu Musik Bambu, Musik Kolintang, Tari-tarian Putar –Putri Kota Tomohon,Group Band dan singer, Dan untuk Gladi Bersih TIFF ini akan dilaksanakan rencananya tanggal 3 Agustus 2012.
Gereja Tua “SION” Tomohon
Jenis : Gedung Peribadatan
Periode / Tahun : 1878
Keletakan :
– Jalan : Jl. Raya Tomohon
– Dusun / Kampung : Kelurahan Paslaten Dua
– Kecamatan : Tomohon Tengah
– Kota : Kota Tomohon
– Provinsi : Sulawesi Utara
– Astronomis : 01 0 19.556’LU ; 124 0 50.343’BT ; akurasi GPS 7.4 ketinggian 780 dpl
Latar Sejarah
Berdasarkan tulisan dan angka tahun pada Lonceng Gereja, kemungkinan Gereja Sion ini didirikan pada tahun 1878 oleh Penginjil Belanda dan Jemaat pada waktu itu. Gereja ini direstorasi pada tahun 1930, dan tahun 1934 digunakan sebagai tempat pelaksanaan Sidang Sinode.
Deskripsi
Gereja “Sion” merupakan Gereja yang permanen dengan dinding tembok bertiang beton dan kerangka atap besi dan kayu, beratap seng tebal dengan kusen-kusen jendela terbuat dari aluminium. Lantainya terbuat dari ubin dengan balkon di bagian depan. Terdapat alat distribusi listrik terbuat dari marmer serta terdapat sebuah Lonceng Gereja dari bahan logam buatan Belanda dengan tulisan: Djamaat Tomohon 1878 dan A. Bikkers & Zoon Rotterdam. Bentuk gedung Gereja seperti gedung kantor, bahkan cenderug menyerupai benteng. Sampai sekarang gedung ini dimanfaatkan sebagai tempat beribadah umat Kristen Protestan di Tomohon yang disebut “Jemaat Sion Tomohon”.
Luas Bangunan : 600 M 2 (30 x 20 meter)
Luas Lahan : 2.000 M 2 (50 x 40 meter)
Status Kepemilikan : Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM)
Pengelola : Badan Pekerja Majelis Jemaat “Sion Tomohon”
Batas-batas :
– Utara : Ruang VIP RSU GMIM Bethesda Tomohon
– Timur : Jalan Kota
– Selatan : Jalan Kota
– Barat : Poliklinik RSU GMIM Bethesda Tomohon

Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2012 Resmi Diluncurkan

Wakil Menteri (wamen) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (parekraf), Sapta Nirwandar bersama Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak meluncurkan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2012 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta kantor Kementerian Parekraf, Rabu (18/07) malam. TIFF 2012 ini akan berlangsung di Kota Tomohon pada 08-12 Agustus 2012.
Dubes Korea Utara Akan Kunjungi Tomohon
IDENTITASnews(Tomohon)-Dalam rangka menyemarakkan Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang akan digelar 8 Agustus 2012 mendatang, Duta Besar (Dubes) Korea Utara untuk RI H.E.Mr. Jong Chun Gum, direncanakan akan turut hadir dalam kegiatan tersebut. “Sebagai salah satu negara peserta, dubes korea utara direncanakan akan hadir dalam menyemarakkan sekaligus menyaksikan tim negaranya berpartisipasi dalam acara internasional ini,”ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi, kepada sejumlah wartawan usai mengikuti Rakor di aula lantai III kantor walikota, Senin (16/7) 2012 kemarin.
Mogi menambahkan, selain Korea Utara, negara yang sudah pasti menyatakan ke ikutsertaannya dalam TIFF ialah Filipina, Belanda dan Perancis. “Keempat negara tersebut sudah pasti akan mengikuti acara ini,”bebernya sambil menambahkan Pemprov Sulut juga sementara berkoordinasi dan melobi negara-negara sahabat lainnya untuk turut berpartisipasi dalam ajang festival bunga terbesar di tanah air ini. Dalam upaya mensukseskan pelaksanaan TIFF, Pemkot Tomohon melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra melakukan Rapat Koordinasi Evaluasi (Rakorev) untuk kembali mengingatkan pentingnya pelaksanaan kegiatan ini.
Rakorev yang diadakan di BPU Kelurahan Pinaras, Kecamatan Tomohon Selatan Selasa (17/7) 2012 yang dipimpin langsung Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Gerson Mamuaja dan dihadiri para Camat dan Lurah se-Kota Tomohon.”Kegiatan TIFF bertujuan untuk memberdayakan peningkatan perekonomian masyarakat dan penyelenggaraannya milik kita semua, bukan milik pemerintah,”ujar Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman, SE.Ak dalam sambutannya yang dibacakan Mamuaja.
Untuk itu, Walikota menghimbau agar para camat dan lurah dalam mensosialisasikan kepada warganya untuk mendukung pelasanaan event tersebut. Tak lupa pula, Walikota dalam pesannya mengajak agar para camat dan lurah untuk membenahi wilayah kerjanya masing-masing khususnya dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan serta menghimbau kepada masyarakat untuk memelihara keamanan dan ketertiban bagi kenyamanan kita semua dan para tamu yang nantinya berkunjung ke Kota Tomohon,”pungkas Walikota dalam sambutannya.(edi)



